SUMSEL.SIN.CO.ID – MTs Negeri 1 Kota Palembang melepas sebanyak 16 santri Tahfidz Quran Camp (TQC) angkatan pertama setelah menjalani program hafalan Al-Qur’an dengan target one month one juz. Pelepasan berlangsung di asrama TQC MTsN 1 Palembang, Sabtu (5/9/2026), dihadiri para wakil kepala madrasah, kepala Tata Usaha, ketua dan pengajar TQC, orang tua santri, dan para santri.
Ketua TQC, Husni Mubarok mengatakan, dari seluruh peserta, 90 persen berhasil mencapai target hafalan satu juz. “Alhamdulillah, 90 persen mencapai target hafalan one month one juz. Ini merupakan angkatan pertama TQC MTsN 1 Kota Palembang khusus putera,” ujar Husni.
Menurutnya, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi santri untuk terus meningkatkan hafalan dan menjaga konsistensi dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. Program TQC juga diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif dan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an serta peningkatkan budi pekerti.
Setelah menyelesaikan program angkatan pertama tersebut, MTsN 1 Palembang melanjutkan program TQC dengan membuka angkatan kedua untuk santri putri pada Senin (7/9/2026). Keberlanjutan program ini menjadi bagian dari komitmen madrasah memperluas pembinaan tahfiz Al-Qur’an bagi peserta didik.
Dalam sambutannya, kepala madrasah diwakili kepala Tata Usaha, H. Sofiyan, menjelaskan, Program TQC adalah langkah strategis percepatan MTsN 1 Palembang dalam membangun pembinaan hafalan Al-Qur’an secara terarah dan berkelanjutan. Kegiatan TQC memadukan pembinaan keagamaan dengan pembiasaan menghafal Al-Qur’an, hadits, serta pembinaan akhlak.
“Melalui TQC, MTsN 1 Palembang berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung lahirnya generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kecintaan dan kedekatan dengan Al-Qur’an,” kata Sofiyan.
Salah satu santri, Zahran Rasyid dari kelas VIII.B, mengaku bersyukur bisa bergabung di TQC, karena hafalannya jadi meningkat. Menurutnya, metode pembelajarannya menyenangkan. Selain rutin hafalan Alqur’an, mereka juga belajar hadits, dan pembiasaan peribadatan kemasyarakatan.
“Alhamdulilah banyak ilmu yang saya peroleh di TQC ini, untuk fasilitasnya cukup memadai dan kami di sini belajar dengan baik,” ujarnya











