oleh

Jembatan Ambruk di Desa Lebak Setelah Hujan Lebat

Lebak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak, Banten, menyebutkan jembatan antardesa di Kecamatan Cibeber runtuh pada Selasa (6/9/2022), setelah hujan lebat mengguyur daerah itu dan mengakibatkan longsor di bantaran Sungai Cilangkob.

“Kami berharap secepatnya jembatan yang menghubungkan antardesa itu diperbaiki,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Agus Reza Faisal di Lebak, Selasa.

Baca Juga  Honda Banten Virtual Expo Digelar dari 7 -20 Juli 2021, Diskon Hingga Rp7 Juta

BPBD Lebak sudah melaporkan runtuhnya jembatan yang menghubungkan antardesa itu kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Lebak untuk ditindaklanjuti dengan perbaikan.

Ia menyebutkan jembatan yang runtuh akibat curah hujan tinggi tersebut sangat penting untuk mendukung kegiatan masyarakat.

Selama ini, jembatan yang menghubungkan antardesa itu merupakan jalur lalu lintas ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Gubernur Herman Deru Buka Lomba Marching Band Piala Kemerdekaan 2026, Tekankan Pembentukan Mental dan Disiplin Generasi Muda

Karena itu, BPBD Lebak melaporkan jembatan yang roboh akibat terjadi longsoran di Sungai Cilangkob.

“Kami berharap jembatan itu segera diperbaiki sehingga kegiatan ekonomi masyarakat kembali lancar,” kata Agus.

Sementara itu, sejumlah warga Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak mengatakan bahwa jembatan yang menghubungkan antardesa itu ambruk setelah hujan lebat yang mengakibatkan meluapnya aliran Sungai Cilangkob.

Baca Juga  Target Pemerintah Perencanaan Pembangunan Harus Cetak Teknolog Handal

“Kami berharap jembatan itu segera dibangun kembali,” kata Ahmad (50) warga Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak.

News Feed